- General Contractor & Trading
- Jasa Kontraktor
- Kontraktor Security, CCTV , Access Control
- Kontraktor IPAL
- Kontraktor Fiber Optic, Jaringan Wireless
- Kontraktor HVAC, Pendigin Udara / Cold Storage
- Kontraktor Mekanikal Elektrikal Plumbing
- Kontraktor Proteksi Gempa Bangunan, Proteksi Getaran, Proteksi Penurunan Tanah, Proteksi Gempa Server
- Kontraktor Proteksi Kebakaran Kendaraan Traktor Tambang / Heavy Mining Equipment
- Kontraktor Water Treatment Plant – Water Filtration
- Kontraktor Keamanan Audio System
- Kontraktor Renovasi Rumah, Gudang, Gedung, Sekolah, Kantor, Pabrik
- Kontraktor Pollution Control
- Jasa Sewa Alat Uji Fire System & Alat Training
- Jasa Fire Protection System
- Safety Equipment
- Industrial Automation & IOT
- Jasa Kontraktor
- Jasa
- Maintenance
- Insurance Agent
Data Loss Protection & Monitoring Staff

Data Loss Protection & Monitoring Staff – Dalam era digital saat ini, perusahaan semakin bergantung pada data untuk menjalankan operasional, mengambil keputusan, dan menjaga keberlanjutan bisnis. Namun, ancaman kebocoran data, pencurian informasi, hingga penyalahgunaan akses oleh oknum internal menjadi risiko besar yang mengancam keamanan perusahaan. Selain itu, pengawasan terhadap kinerja staf berbasis komputer juga menjadi kebutuhan penting untuk memastikan produktivitas, kepatuhan, dan efisiensi kerja.
Untuk menjawab tantangan tersebut, solusi Data Loss Protection (DLP) dan Monitoring Staff hadir sebagai kombinasi teknologi yang mampu mengamankan data perusahaan sekaligus memantau aktivitas perangkat kerja karyawan secara menyeluruh.
Apa itu Data Loss Protection & Monitoring Staff
Data Loss Protection (DLP) adalah sistem keamanan yang dirancang untuk mencegah data sensitif keluar dari lingkungan perusahaan, baik secara tidak sengaja maupun melalui tindakan yang disengaja. DLP mampu memantau, mengatur, dan membatasi akses data berdasarkan level kewenangan setiap karyawan.
Di sisi lain, Monitoring Staff adalah sistem pengawas aktivitas perangkat kerja seperti komputer, laptop, atau aplikasi perusahaan. Sistem ini mencatat aktivitas penggunaan perangkat, aplikasi yang dibuka, file yang diakses, hingga perilaku yang mencurigakan.
Kombinasi keduanya memberikan perlindungan menyeluruh untuk mencegah kebocoran data sekaligus menjaga integritas, etika kerja, dan efisiensi operasional.
Mengatur akses data sesuai batasan kewenangan
Salah satu fitur utama DLP adalah pengaturan akses data berdasarkan peran atau jabatan. Tidak semua karyawan memerlukan akses penuh terhadap seluruh dokumen, database, atau sistem sensitif.
Dengan DLP, perusahaan dapat:
- Membatasi akses data hanya kepada staf yang memiliki otorisasi
- Mencegah copy–paste, download, atau transfer file tertentu
- Mengatur hak akses ke folder, email, cloud, atau server
- Mengunci akses otomatis jika ditemukan aktivitas mencurigakan
Hal ini memastikan data penting seperti informasi pelanggan, laporan keuangan, desain produk, atau data internal lainnya hanya dapat diakses oleh pihak yang benar-benar membutuhkan.
Mencegah kebocoran data di endpoint, cloud, server, hingga akses internet
Kebocoran data bisa terjadi di banyak titik, mulai dari komputer karyawan (endpoint), cloud storage, sistem server internal, hingga akses internet seperti email dan platform komunikasi.
DLP menyediakan perlindungan di semua lapisan tersebut, antara lain:
- Memblokir upload file tertentu ke internet
- Memonitor pengiriman email yang mengandung data sensitif
- Mengatur enkripsi data di perangkat endpoint
- Mencegah transfer data ke USB atau perangkat eksternal
- Menganalisis pola penggunaan aplikasi dan jaringan
Dengan perlindungan menyeluruh ini, risiko kebocoran data melalui celah kecil sekalipun dapat ditekan secara signifikan.
Mengetahui aktivitas staff dan membatasi potensi fraud
Monitoring Staff memberikan kemampuan bagi perusahaan untuk memantau aktivitas komputer secara real-time maupun melalui laporan berkala. Sistem ini mencatat aktivitas seperti:
- Website yang diakses
- Aplikasi yang digunakan
- File yang dibuka atau disalin
- Aktivitas login dan logout
- Percobaan akses ke folder terlarang
Jika ditemukan perilaku yang berpotensi fraud atau melanggar kebijakan perusahaan, sistem dapat memberikan peringatan otomatis. Hal ini membantu perusahaan mencegah tindakan tidak etis sebelum menimbulkan kerugian besar bagi bisnis.
Mengetahui kinerja staf berbasis komputer
Selain mencegah risiko, Monitoring Staff juga berfungsi meningkatkan produktivitas. Fitur analitik dapat menunjukkan:
- Durasi penggunaan aplikasi kerja
- Waktu tidak aktif (idle time)
- Perbandingan waktu produktif vs non-produktif
- Efisiensi penyelesaian tugas berbasis komputer
Dengan informasi yang akurat, manajemen dapat melakukan evaluasi kinerja secara objektif, mengidentifikasi kendala kerja, dan memberikan solusi yang tepat untuk meningkatkan performa tim.
FAQ Data Loss Protection & Monitoring Staff
Apakah sistem DLP sulit diterapkan?
Tidak. Sistem DLP modern sudah dirancang mudah diintegrasikan dengan perangkat dan jaringan perusahaan tanpa mengganggu aktivitas operasional.
Apakah pemantauan aktivitas karyawan melanggar privasi?
Pemantauan dilakukan pada perangkat kerja milik perusahaan dan hanya untuk kepentingan keamanan serta produktivitas. Penerapan biasanya disertai kebijakan resmi perusahaan.
Apakah DLP bisa bekerja pada perangkat yang bekerja dari rumah (WFH)?
Bisa. DLP dapat terpasang pada laptop karyawan dan tetap aktif meskipun digunakan di luar kantor.
Informasi Pemesanan
Untuk informasi lebih lanjut mengenai sistem Data Loss Protection dan Monitoring Staff, termasuk konsultasi kebutuhan, integrasi sistem, dan penawaran resmi, Anda dapat menghubungi PT. Jaya Putra Multiguna melalui Kantor Surabaya di Komp. Mangga Dua, Jl Jagir Wonokromo 100, Wonokromo, Kota Surabaya, 60244 serta Gudang Jakarta di Pergudangan Green Sedayu Bizpark Blok DM 11/76, Jl. Daan Mogot KM.18, Kalideres, Jakarta Barat. Hubungi kami di Surabaya +6231-8475070 atau Jakarta +6221-5405590 untuk mendapatkan solusi keamanan data dan monitoring kinerja staf yang tepat untuk perusahaan Anda.